Biasanya, sekuel nggak lebih bagus dari bagian pertamanya. Tapi yang ini beda. Inkspell (Inkheart) bahkan lebih enak lagi dinikmati. Funke, si pengarang yang jago banget menghidupkan karakter dalam buku yang ditulisnya ini, menulis cerita yang berbalik dari buku pertamanya.
Kali ini, Mo dan Meggie yang masuk ke dalam Inkworld, sebuah dunia fantasi yang dipimpin oleh si jahat Adderhead dan para pengikutnya. Disini, Meggie bertemu Fenoglio, penulis Inkheart yang kini juga hidup di Inkworld. Fenoglio percaya, dengan kata-katanya dan suara Meggie, semua akan berakhir bahagia seperti yang dia inginkan. Tapi, itu semua nggak mudah. Semua karakter yang berada di Inkworld hampir aja musnah, mulai dari yang jahat, Mortola dan Basta, sampai yang baik, Mo dan Meggie.
Dengan ending yang agak shocking, kamu nggak akan sabar untuk menunggu bagian terakhir dari trilogi ini. Buku ini layak diacungi jempol. Dan nilai yang sempurna untuk orisinalitas, pengembangan karakter, kualitas tulisan, dan nilai hiburannya.






